Ikon

1 06 2011

Iklan




Stefany Faula Rendy Putri – Hobi Mengolah Vokal

25 05 2011

Ikon 25 Mei 2011CEWEK manis dari pasangan Novinaldy Anwar dan Reno Afsah ini lahir pada 13 September 1996 di Padang. Stefany Faula Rendy Putri selalu menunjukkan senyum manisnya kepada reporter SMS saat diwawancarai di sela-sela kesibukannya menjadi salah satu panitia perpisahan SMPN 12 Padang.

Stefany, begitu panggilan akrabnya, adalah sosok yang humoris. Terbukti, setiap ada yang dekat dengannya pasti akan tertawa. Tak heran, banyak orang yang menyukainya dan ingin sekali berteman dengan cewek yang memiliki dua adik kembar ini. Sisi lain yang juga membuat Stefany menjadi menarik adalah keramahannya. SMS bisa membuktikan hal ini saat sudah mencoba bercengkerama dengannya. Seluruh pertanyaan dijawab dengan baik, dan dengan sedikit candaan.

Sekedar basa-basi, saat  ditanyai tentang hobi, Stefany menjawab kalau menyukai berenang dan menyanyi. “Dengan berenang, aku sekaligus bisa melatih pernafasan yang juga diperlukan dalam olah vokal. Alasan aku menyukai kedua kegiatan ini adalah karena menyenangkan dan bermanfaat,” paparnya dengan tetap tersenyum.

Siswi penyuka basket yang berasal dari kelas IX.4 SMP N 12 Padang ini memiliki motto, “pede itu penting!”. karena itulah, berbagai prestasi yang sangat membanggakan sudah diraihnya. Kebanyakan dari prestasinya itu adalah dalam tarik suara, sebuah bidang yang membutuhkan percaya diri yang tinggi.

Prestasi pertama yang diraih oleh Stefany dalam bidang tarik suara adalah Juara 3 Paduan Suara antar Pelajar SD Se-kota Padang pada 2007. Pada saat itu, ceweK yang memiliki kulit sawo matang ini masih duduk di kelas 6 SD di SD N 16 Surau Gadang.

Tahun selanjutnya, pada 2008, saat ia sudah duduk di kelas 7 SMP, Stefany kembali menunjukkan aksinya di acara perpisahan murid kelas 9 SMPN 12 Padang. Lantunan lagu “Kekasih tak Dianggap – Pinkan Mambo” membuat seluruh penonton memberikan tepuk tangan yang meriah untuk penampilannya kala itu.

Tak hanya itu, saat Stefany sudah naik ke kelas 8, prestasi membanggakan lainnya kembali ia peroleh. Yaitu sebagai Juara 1 Solo Song SMP N 12 Idol. Dilanjutkan dengan Juara 1 Vocal Group FLS2N (Festival Lomba Seni 2 Nasional – red) yang diraihnya bersama teman-temannya yang juga berasal dari SMP N 12 Padang. Kemudian, untuk tingkat provinsi, Stefany dkk berhasil menyabet Juara 3 Vocal Group FLS2N.

Di kelas 9 pun, cewek yang tinggal di daerah Lubuk Buaya ini tidak absen menorehkan prestasinya untuk membuat nama sekolah harum dan sekaligus mengangkat namanya. Prestasi tersebut ialah Juara 3 Solo Song SMP N 12 Idol, Finalis SMAPSiC 6 + Jr 2 bidang Biologi, dan juga mencatat namanya sebagai Peserta Seminar World Vision Indonesia (WVI – red), sebuah organisasi kemanusiaan yang bekerja untuk membawa perubahan berkelanjutan pada kehidupan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan.

“Tentu saja aku bangga dan senang atas prestasi yang diraih. Namun hal ini tak lantas membuat aku menjadi sosok yang sombong. Aku sudah bertekad, akan terus berusaha untuk mengukir prestasi yang lebih banyak lagi!” katanya.

Di penghujung percakapan, Stefany memaparkan harapannya ke depan. Ia ingin membanggakan orangtua dan membahagiakan mereka sampai kelak hidupnya. (M Rezki Achyana – SMPN 12 Padang)





IKON – Izzatya Rusdi

18 05 2011

Izzatya Rusdi, inilah nama lengkap cewek kelahiran 1 juni 1994. Ia sangat mencintai matematika. Tetapi prestasinya tidak hanya dibidang hitung-hitungan saja. Zaza, itulah nama sapaan akrabnya. Ia memperoleh banyak prestasi, bahkan ketika duduk dibangku sekolah dasar.

Zaza menamatkan Sekolah Dasarnya di SD 10 Tanah Lapang Sawah Lunto, kemudian melanjutkan ke SMP 1 Sawah Lunto, hingga sekarang menjadi salah satu siswi berprestasi di SMAN 2 Padang. Ia memperoleh banyak prestasi mulai dari pelajaran formal, hingga nonformal. Ketika SMP ia memperolah juara 3 lomba MTK Se-Sawah Lunto, Juara 1 Lomba Memperkuat Tim Porto Folio, Juara 3 Historical Game, juga Sempat mengikuti Pelatihan Sains Center di Unand tahun 2008, dan Menjadi Juara 2 Putri berprestasi Se-kota Padang yang diadakan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 mei 2011.

”sangat berayukur, karna target insya allah terkabul dan itu semua tidak luput dari usaha dan Do’a” ucapnya ketika ditanyai bagaimana perasaan menjadi Putri Berprestasi. Zaza juga mengungkapkan bahwa apa yang Ia dapatkan sekarang belumlah kesuksesaan, namun cara menuju kesuksesan dengan melakukan semua dengan terbaik dan sesuai porsi, tidak berlebihan tepatnya. Orang Tua merupakan orang yang paling berperaan dalam langkah Menuju Prestasi cemerlang pada saat ini, karna menurutnya orang tua membentuk kepribadian kita. Dari sana akan tumbuh benih yang ketika dewasa dapat dilihat baik dan buruknya. ”bagi saya prestasi lebih dijadikan amanah untuk dijaga, sehingga kita tidak mundur dan mempertanggung jawabkan apa yang telah kita peroleh” tegasnya kepada reporter SMS.

Cewek yang hobi membaca dan mendengarkan musik ini sanggat berkeinginan untuk menjadi seorang dokter. Sesuai dengan jurusan yang ia ambil sekarang kelas XI ipa 1. Diakhir wawancara zaza berpesan ”apabila kita telah berada diatas, maka janganlah pernah melupakan dimana kita berasal”harapnya.

(Foto dan Narasi: Lailatul Himni – SMAN 2 PADANG)





IKON – Dimas Mahendra

11 05 2011

           Cowok ganteng yang memiliki hobbi membaca dan menonton televisi ini tengah di sibukkan dengan berbagai test untuk masuk SMA favorit. Meskipun di saat Ujian Nasional semua orang belajar dengan giatnya, namun  cowok kelahiran Padang 30 Agustus 1996 yang menjadi Ikon Rabu ini sempat di wawancarai oleh reporter SMS sepulang ujian.
            Dimas Mahendra. Ya, cowok yang biasa dipanggil Dimas ini memiliki motto hidup Optimis Meningkatkan Peluang Keberhasilan. Dimas juga memiliki banyak prestasi yang ia raih semenjak duduk di bangku SMPN 12 Padang dari kelas VII hingga sekarang. Ia termasuk anak yang genius diantara teman-temannya. Dimas yang menyukai tokoh kartun Spongebob dan senang membaca novel ini bercita-cita menjadi seorang Ilmuan Biologi. Saat ditanyai kenapa ia bercita-cita menjadi Ilmuan Biologi, ia menjawab dengan mantap. “Karena dengan menjadi Ilmuan Biologi, Dimas ingin menemukan Vaksin untuk penyakit HIV/AIDS dan menemukan obat untuk penderita Kanker”.
            Dari cita-citanya itu, cowok yang duduk di kelas IX.Bilingual SMPN 12 Padang meraih juara III tingkat SMP se-Provinsi Sumatera Barat di ajang Olimpiade Biologi yang diadakan oleh SMAN 10 Padang (TENSAI). Selain itu, ia juga berhasil menduduki peringkat Harapan I Olimpiade Biologi pada Olimpiade Sains Nasio
nal (OSN) tingkat kota. Tidak hanya itu, Dimas selalu menduduki peringkat tiga besar di kelasnya. Mulai dari kelas VII Billingual, VIII Bilingual, hingga kelas IX Bilingual. Dimas juga berhasil menjadi semi finalis Olimpiade Biologi tingkat SMP Se-Sumatera yang diadakan di Universitas Negeri Padang. Ia juga pernah mengikuti Olimpiade Biologi tingkat SMP se-Provinsi Sumatera Barat diajang SMAPSiC yang diadakan oleh OSIS SMAN 1 Padang. Dan Dimas juga pernah mengikuti Olimpiade Matematika tingkat SMP se-Provinsi Sumatera Barat di Universitas Negeri Padang.
            Dimas merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara pasangan Yasrizal dan Yenri Suprihatin. Ia tinggal bersama keluarga besarnya di Komplek Bumi Minang III blok O no.10. Dimas juga gemar membuat cake yang biasa dilakukan oleh kaum hawa. Ia bisa membuat brownies dengan rasa yang lezat. Dimas menuturkan kepada SMS bahwa ia hanya iseng-iseng membuat cake. Dan ternyata hasilnya luar biasa. Dimas juga sering membuat cake untuk ulang tahun orang tuanya, ulang tahun teman-temannya, hingga ulang tahun sang pujaan hati. Ia juga gemar bermain internet dan membaca novel. Selama masa liburan ini, ia juga merawat piaraannya yaitu hamster.
            Di saat waktu mendesak ia untuk segera pulang ke rumah, Dimas menyebutkan harapan terbesarnya. “Dimas ingin lulus dengan nilai yang memuaskan dan bisa masuk SMA favorit. Menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua.” Dimas juga berkeinginan untuk masuk Perguruan Tinggi luar negeri. “Tujuan Dimas
 selanjutnya setelah tamat dari SMA yaitu ingin masuk Harvard University atau Oxford University” tutupnya.
( Narasi dan Foto : Vicky Lowrenzo
Ariechy – SMPN 12 Padang)